Ditulis dan diposting ulang oleh; Agus Supriyadi

Purwokerto, 19 Oktober 2008. Ditulis saat menjelang Pemilihan Umum 2009, mengokohkan kader-kader dakwah.

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuhu,,

Alhamdulillah, segala puji hanya milik Allah ~’Azza wajalla~ penolong tentaranya dan yang memuliakan agamanya. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurahkan kepada uswah dan qudwah kita, panglima perang dan murobbi kita, nabi Muhammad ~Sholallahu ’alaihi wasalam~. Semoga salam-salamnya tercurah juga kepada keluarga, shohabat, mujahidin, sholihin dan ummatnya yang senantiasa istiqamah meneggakkan syariat-Nya dalam setiap nafas kehidupan, hingga yaumil akhir nanti, Amiin.

”Katakanlah, ”Ya Allah yang memiliki kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Ditangan Engkau-lah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha kuasa atas segala sesuatu. Engkau masukan malam kedalam siang dan Engkau masukkan siang kedalam malam. Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup dan Engkau beri rizki kepada orang yang Engkau kehendaki tanpa hisab atau batas.” (Ali-Imran :26-27)

”Ya Allah, sesungguhya Engkau Maha Mengetahui bahwa hati-hati ini telah berkumpul untuk mencurahkan mahabbah (kecintaan) kepada-Mu, bertemu untuk taat kepada-Mu, bersatu dalam menyeru da’wah dijalan-Mu dan berjanji setia untuk membela syariat-Mu, maka kuatkanlah pertaliannya, Ya Allah. Kekalkanlah kasih sayangnya, tunjukkanlah jalannya dan penuhilah ia dengan cahaya-Mu yang tidak pernah redup, lapangkanlah dadanya dengan limpahan iman dan keindahanb tawakkal kepada-Mu, hidupkanlah dengan Ma’rifat-Mu, dan matikanlah dalam keadaan syahid di jalan-Mu. Sesunguhnya Engkau sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong, Amiin.”

Ayyuhal ikhwah fillah…

Ada ungkapan indah yang pernah disampaikan oleh Imam Syahid Hasan Al-Banna pada ikhwah di Mesir. Waktu itu setelah beliau mengisi kajian rutin majelis Al-Ikhwan (setiap hari selasa), beliau memimpin sholat Isya. Ketika takbiratul ihram, beliau lama sekali. Setelah selesai sholat, beliau ditanya oleh ikhwah yang lain ; ”Ustadz, kenapa takbiratul ihram antum lama sekali?”. Beliau menjawab,” Ketika aku takbiratul ihram, terlintas dipikiranku tentang 40 shohabat yang mula-mula mendukung da’wah Rasulullah SAW, 40 shohabat inilah yang mewarnai manusia lainnya, sehingga jazirah Arab, Persia dan Romawi serta seluruh dunia pada umumnya tunduk dibawah kekuasaan islam berabad-abad lamanya, kini dihadapanku bukan 40 orang, akan tetapi 4000-5000 kader, seharusnya kita lebih bisa untuk untuk mewarnai manusia saat ini sehingga dunia kembali berjaya dibawah kekuasaan islam”.

Ayyuhal Ikhwah fillah…

Jumlah kader da’wah di negeri ini bukan 40 orang atau 4000-5000 orang. Akan tetapi jumlah kita adalah ± 1.000.000 kader lebih. Jumlah ini sudah lebih dari cukup untuk mewarnai dan merubah negeri ini menjadi lebih baik. Dengan jumlah ini kita akan mewujudkan mimpi dan cita-cita besar kita di 2009. Dengan jumlah ini kita akan tumbuhkan Irodah Qowiyah dalam setiap dada-dada kita.

Ayyuhal Ikhwah fillah…

Dalam kondisi sulit, diperang ahzab Rasulullah SAW menumbuhkan Irodah Qowiyyah para shahabatnya dengan mengungkapkan bahwa nanti dua adidaya besar, Persia dan Romawi akan ditaklukan oleh kaum muslimin dan tunduk dibawah kekuasaan islam. Dan hal ini benar-benar terwujud dimasa-masa berikutnya.

Ayyuhal Ikhwah fillah…

Bukan tidak mungkin kita akan memimpin dan melayani negeri ini. Bukan tidak mungkin kita akan menjadikan warna islam menjadi warna yang dominan dalam kehidupan masyarakat kita. Semua akan menjadi mungkin. Bukankah kenyataan hari ini adalah mimpi kita pada hari-hari kemarin.

Ayyuhal Ikhwah fillah…

Dalam sebuah petikan taujih/ceramah, ustadz Anis Matta (Ketua Tim Pemenang Pemilu Nasional) telah mengobarkan semangat dihadapan kader da’wah di negeri ini dengan mengatakan ;

”TAKDIR bukanlah sesuatu yang kita ciptakan, akan tetapi ia sesuatu yang ’ikut’ kita ciptakan. Antara kehendak yang kita harapkan bertemu dengan kehendak Allah. 2009 adalah tahun keajaiban bagi banyak orang. Banyak orang diluar PKS mengatakan 20% terlalu besar untuk PKS. Ikhwan di DPP bilang, ’Hanya keajaiban yang buat kita bisa dapat 20%’. Saya katakan, ’Maka keajaiban itu harus kita wujudkan 2009 nanti. Bahkan, kalau 20% itu keajaiban, maka kita ingin melampaui keajaiban itu. 20% adalah angka yang kita harus lampaui akhi..’

Kita adalah anak-anak muda. Anak-anak muda ada untuk menciptakan keajaiban. Partai ini bertugas untuk menciptakan keajaiban. 20% adalah tugas sejarah untuk kita. Umar Ibnu Khotthob pernah mengatakan, ’Setiap saya menghadapi masalah yang rumit, saya panggil anak muda’.

Kata kunci strategi pemenangan pemilu 2009 tidak perlu dihafal sebagaiman antum hafalkan al-fatihah, Hanya butuh keyakinan dan senyuman, kemudian rasakan aura kemenangan dan sebarkan itu kepadaa para kader da’wah”.

Ayyuhal Ikhwah fillah…

Kita Harus Menang !!! Karena TIDAK ADA alasan untuk kalah dalam setiap pertempuran. Ketika kita TIDAK bergerak untuk berda’wah dan beramal (Berharakah Islamiyah), maka disitupulalah kita TELAH menyerahkan Amanah Allah ini (Da’wah ini) kepada orang lain. Sudikah kita menjadi Kafillah yang tergantikan???

Astaghfirullahal adhim…3x

Ayyuhal Ikhwah fillah…

Kita Harus Menang !!! Karena TIDAK ADA alasan untuk kalah dalam setiap pertempuran. ”Selayaknya bagi jiwa-jiwa yang mengazzamkan dirinya dijalan ini, menjadikan da’wah sebagai laku utama, dialah visi, dialah misi, dialah obsesi, dialah yang mengelayuti disetiap desah nafas, dialah yang mengantarkan jiwa-jiwa ini kepada ridho dan maghfiroh Tuhannya kelak…”. Insya Allah...

Ayyuhal Ikhwah fillah…

Kita Harus Menang !!! Karena TIDAK ADA alasan untuk kalah dalam setiap pertempuran. Ketika kita KALAH…berarti kita telah merelakan menyerahkan negeri ini kepada orang-orang yang tidak Allah ridhoi, kepada orang-orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai laku utama, orang-orang yang haus akan kekusaan, orang-orang yang menjadikan dien ini sebagai senda gurau belaka, menjadikan dien ini sebagai permainan, orang-orang yang tidak amanah, orang-orang yang benci dengan alquran, orang-orang yang tidak menginginkan aturan Allah tegak dibumi ini. Sadarlah saudaraku…

Ayyuhal Ikhwah fillah…

Mari kita wujudkan mimpi besar da’wah di 2009 dengan umumud di’aayah. Meratanya pekerjaan da’wah pada seluruh kader. Tidak ada seorang kaderpun yang menganggur, yang tidak bekerja dalam mesin da’wah ini, yang tidak merekrut dan membina. Mari bersungguh-sungguh dalam kerja da’wah ini. Ambillah bagian menjadi pewaris Rasulullah SAW.

Ingat syurga akan menanti kita. Insya Allah…

”Subhaana rabbika rabbil izzati ’ammaa yashifuun, wasalamun ‘alal mursaliin. Walhamdulillahi rabbil ’aalamiin..”

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuhu…

Ditulis : Ahad, 19 Oktober 2008. Di markaz da’wah madani center, tempat peristirahatan sementara dikala sakit menemani, tetapi hamasah dan ruhiyah ini begitu tinggi. (masih pusing nich..tidur lagi ah!).

Ane ucapkan syukron jazakumullah khoiron katsiir kepada;

Ustadz Fadlyl Usman Baharun (Redaksi Majalah Tarbiyah), Ustadz Anis Matta, Lc (Ketua TPPN. ’Afwan jazilan ustadz, ane cuma jadi ”Cumi” nih..”Cuma Miscall” doank cz ane bingung mau ngomong apaan hatta ane telepon, ane tsiqoh dengan antum deh walaupun terkadang suka ngebingungin, kata ustadz Nur Yasin, Lc; ”Lah..,saya sih udah tau..gaya-gayanya Anis Matta, namanya juga politisi dan da’i, pinter ngelees. Kader-kader ama antum mah kagak bisa ngikutin dia..Kagak ngerti” (Dengan bahasa Betawinya). Tetap semangat ustadz!! Menang di 2009 insya Allah.), Akhina Indra Budi Legowo (Selamat atas kelahiran putra pertamanya, semoga menjadi anak yang sholeh, amiin.), Akh Tegu Julianto (Kakak kelas ane yang lagi sibuk ngurusin proyek Pertamina, ”Sssttt..jangan bilang-bilang yah..katanya uangnya mau dikumpulin..mau buat modal Nikah. Wakakakaka..Subhanallah !! Mantep dah..^_^), Akh Arizzka Januar (Syukron Jazakumulloh atas pinjeman motornya akhi, jangan kapok ya akh!! Kapan-kapan ane silaturrahim kerumah antum deh.), Akh Luthon Alfaridhu (Syukron Akhi..atas virus influenza-nya ane jadi pilek nich..n sekarang malah jadi batuk ditambah pusing..aduhai..) Al-Matsurat Sughra Hasan Al-Banna dan Special Buangetz kepada Tim Nasyid Izzatul Islam, IZZIS yang telah menemani ane dalam menulis taujih qiyadi ini. Dengan nasyid-nasyid yang semangat; – ”Cahaya Abadi”, ”Ayo Tegakkan Keadilan”, ”Barisan Mujahid”, ”Disini Aku Kembali” (Nasyid yang satu ini bener-bener bikin ane nangis. Hiks..hiks..hiks..T_T), ”Generasi Harapan”, ”Kami Harus Kembali” -, serta nasyid yang selalu membuat ane -nangis bombay- ”Robithah dan Sang Murrobi”-nya Shoutul Harakah yang mengingatkan kita akan sosok seorang ustadz yang sederhana, santun, ramah dan penuh dengan perhatian serta ketawadhuan. Beliau adalah Syaikut Tarbiyah Ustadz K.H Rahmat Abdullah, MA. Yang telah mengingatkan kita agar tetap menjaga Asholah da’wah ini.

Agus Supriyadi adalah Mahasiswa Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto.

“Saya hanyalah kader biasa, dan beginilah adanya. Semoga tetap biasa biasa saja. Insya Allah”.

About these ads