FUNGSI BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA (BEM)

(sebuah catatan ringan)

1. FUNGSI ASPIRATIF; Berperan sebagai penampung dan penyalur aspirasi atau keinginan Mahasiswa UNSOED.

2. FUNGSI ADVOKASI; Jika terdapat Mahasiswa yang mempunyai permasalahan kesulitan membayar SPP/ penangguhan, permasalahan akademik, transparansi pendanaan kemahasiswaan dan peran lembaga dalam memperjuangkan hak-hak Mahasiswa.

3. FUNGSI KOORDINASI; Menjadi tempat berkoordinasi dan komunikasi berbagai kepentingan UKM Unsoed dan jembatan antara aspirasi Mahasiswa dengan pihak REKTORAT.

4. FUNGSI KATALISATOR, INISIATOR DAN FASILITATOR seluruh Mahasiswai UNSOED

-

KEUNTUNGAN APAKAH BAGI  REKTORAT DENGAN ADANYA BEM ???

-

1. FUNGSI BANTUAN KOORDINASI; Lembaga dapat menjadi penghubung komunikasi antara REKTORAT dengan Mahasiswa ataupun antar UKM/ Lembaga

2. FUNGSI PENCITRAAN UNIVERSITAS; Keberadaan lembaga dapat meningkatkan eksistensi Universitas di kancah nasional baik dalam kegiatan kemahasiswaan bersifat akademik maupun ekstrakulikuler

3. FUNGSI BANTUAN ADMINISTRASI dll

Adanya Lembaga Mahasiswa juga sebagai sarana menampung aspirasi seluruh mahasiswa, baik berupa Kritik, Saran, Masukan, Informasi atau Advokasi yang selanjutnya ditindak lanjutnya ditindak lanjuti sesuai prosedur.

-

MARI KITA KAWAL TERUS WORLD CLASS CIVIC UNIVERSITY.

-

World Class Civic University diyakini bahwa internasionalisasi menuju world class university dengan menggali dan mengembangkan potensi wilayah perdesaan dengan kearifan lokalnya akan mampu memberikan kontribusi yang bermakna bagi UNSOED untuk menjadi Universitas yang memasyarakat (civic university) dan mampu menempati posisi yang terhormat diantara Universitas-universitas di dunia.

Dalam Rencana Strategis Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) 2011-2020 yang menyatakan bahwa pengembangan UNSOED diarahkan untuk mewujudkan visi 2020, yaitu

Menjadi universitas bertaraf internasional yang memasyarakat dan memiliki keunggulan ilmu pengetahuan, teknologi dan atau seni yang relevan dengan pengembangan sumber daya perdesaan dan kearifan lokal secara berkelanjutan”.

Visi internasionalisasi tersebut tercakup dalam kegiatan/program yang akan diimplementasikan dalam periode 2011-2020, yaitu:

  1. Pengembangan kerjasama dengan institusi luar negeri untuk meningkatkan kapasitas program studi.
  2. Pengembangan sistem promosi dan marketing program-program universitas.
  3. Penyediaan informasi kepakaran dan kompetensi institusi yang mudah diakses oleh publik internasional.

*Dok.Agus.Supriyadi (Exs: Dept.Agitasi.dan.Propaganda -dan- Menkominfo BEM-U)

About these ads