Ditulis oleh; Agus Supriyadi

Purwokerto. Senin, 17 Januari 2011. Pukul; 09.25- Afwan jiddan, tulisan ini belum selesai sebenernya, tapi ana post saja.

Sinergisasi Lembaga Dakwah yang harus kita bangun ada dua hal, yang pertama sinergis dalam mengelola isu dan opini publik, dan yang kedua sinergis dalam melaksanakan agenda dakwah”- Agus Supriyadi

Kata ‘sinergisasi’ akhir-akhir ini sering sekali ana dengar, namun sepertinya tidak cukup baik difahami oleh semua kader dakwah. Kalimat sinergisasi LDK dan LDF terdengar sangat “intersting and cool”. Kata ‘sinergisasi’ menjadi sering terdengar dan kini akrab ditelinga kader. Lalu, sebenarnya apa itu sinergisasi?

Sinergisasi memiliki dua arti, yang pertama ‘sinergis’ yang memiliki arti bersama-sama, bergerak bersama untuk mencapai visi dan misi bersama, saling menyokong dan mengisi. Yang kedua adalah ‘sasi’ yang menunjukkan sebuah proses. Sinergisasi erat kaitannya dengan ‘amal jamai sebuah organisasi.

Pertama, sinergis dalam mengelola isu dan opini publik; Isu Palestina, Isu Terorisme, Jilbab Nasional,

Kedua, sinergis dalam melaksanakan agenda/program dakwah; Agenda Kajian, Ramadhan, Tabligh Akbar, Moment Besar seperti Pemira Bem, Peringatan hari besar islam,