Dalam memanfaatkan 1.000 sms gratis, ana berinisiatif untuk membuat ‘sms muhasabah’ dan ‘survei sederhana’ sebagai sarana saling menasehati, memotivasi dan berbagi inspirasi. Saya berharap semoga ada ilmu dan manfaat yang bisa diambil oleh ikhwah sekalian. Hari ini, ana terfikir untuk mengangkat tema tentang ‘kebahagiaan’.

Menurut ana, kebahagiaan adalah inti dalam hidup, apapun strata dan kondisinya. Sebagai hamba Allah, mendapatkan kebahagiaan adalah harapan besar setiap insan. Bahagia muncul dari dalam hati, bersifat fitrah dan lahiriah. Semua manusia menginginkan kebahagiaan.

Ingin mengetahui seperti apa makna bahagia menurut mereka? Berikut ini sms pertanyaannya yang ana ajukan:

Dalam hidup ini, apa yang membuatmu merasa sangat bahagia? Boleh saya tau? Agus”

Alhamdulillah sudah ada kurang lebih 64 sms yang sudah berkenan membalas, walaupun ada beberapa ikhwah yang belum memberikan jawaban. Dan ternyata tidak sedikit pula yang bingung menjawabnya. Walaupun demikian, ana mengucapkan ahsanta syukron jazakumullah khoiron katsiiron, barokallahu lakum jamii’an. Dan berikut ini adalah jawaban singkat dari saudara-saudara ana:

Khoirudin (-lintang): Ketika menjadi abid (hamba) yang baik terhadap rabbul izzati dan ketika bisa menjalankan amanah sebagai khalifah fil ardi dengan baik pula

Umi Hasanah (-umi): Ketika apa yang aku harapkan benar-benar terwujud maka tak ada alasan untuk merasa sebaliknya bukan?

Subihan Prasetyo (-bihan): Beberapa hal yang membuat saya bahagia; Menjalankan sholat malam, berkeluh kesah pada Allah dan bisa membuat orang lain bahagia

Ismail Muhammad Syahid (-mail): Bingung mau jawab apa, ketemu jodoh kali..Hehe

Rossaana SH (-ocha): Belum ada hal yang membuat ana sangat bahagia

Legi Gunawan (LG): Berbagi kisah dan senyum dengan saudara..

Nurul Setiawan (-nurul): Ketika dekat dengan-Nya (Allah SWT-red)

Rita Mutiara (-mutia): Tetap bisa sujud saat sakit dan bisa membuat orang disekitar tersenyum

Linda Puspitasari (-linda): Yang membuat saya bahagia; Ketika kedua orang tua dan keluarga saya bahgaia karena Allah, ketika semua orang didunia ini saling menyayangi dan tersenyum satu sama lain, saling berbagi dan merasakan indahnya hidup dengan islam, semua umat bersatu tidak peduli latar belakang mazhab, harokah, ras dan bangsa mereka, tidak ada lagi kebencian di antara umat islam, melihat islam berjaya, melihat anak-anak Palestina dan anak-anak diseluruh dunia tersenyum lepas

Fifi Dhuhaainy (-fifi): Membuat orang lain bahagia (‘jawaban jujur, tulus, dari dalam hati’)

Putri Eka Sari (-puthe): Melihat orang lain senang, membantu orang lain, dan menghabiskan waktu bersama orang-orang tersayang

Fitri Laeni K (-emah): Pastinya saat kita bisa deket sama Allah, ngerasain ruhy yang cukup baik, gak futur, itu yang paling buat bahagia, itu yang pertama. Yang kedua : keluarga

Aisyah Anggraeni (-icah): Ketika Ummi Abi tersenyum dan bangga memiliki anak yang mereka harapkan

Lisa Dwi Fanesia (-icha): Ketika kita punya impian dan cita-cita dan berusaha mewujudkan impian dan cita-cita tersebut, sampai pada akhirnya apa yang telah kita usahakan dapat berbuah manis

Fitria Dewi (-mpit): Saat mpit merasa banyak kasih sayang dalam diri

Topan Heru Pratomo (-topan): Kalo bisa membuat orang laen disekitar kita bahagia

Indah Maulida Ismi (-indah): Ane juga gak tau apa yang bisa bikin ane sangat bahagia

Selamet Iskandar: Bisa membantu orang lain. Ana minta doanya akh, agar bisa cepat balik ke Purwokerto (lagi Dibalikpapan-red)

Yogi Putranto (-yogi): Bersama orang-orang tersayang

Dita FE (-dita): Karunia iman sehingga masih bisa bersujud merasakan betapa Allah sangat menyayangi kita

Arif Fabio 04 (-arif): Melihat orang-orang yang aku sayangi bahagia

Firman Nugroho (-firman): Ketika banyak berperan

Aji Wicaksono (-aji): Bisa melihat senyum bahagia dari bapak, mama, kedua adik ane yang bahagia beserta temen-temen dan orang-orang susah, bisa naikin haji, bayar sekolah adek-adek ane, dan punya rumah yang besar buat keluarga..

Doni Ramadhan (-doni): Boleh, saya bahagia saat orang lain merasa bahagia ketika kita melakukan sesuatu, atau saya mendapat apa yang sudah saya inginkan itu juga bahagia. Kalo menurut antum sendiri apa?

Nina –Kestari- (-nina): Ketika bisa bangkit setelah terjatuh..

Cahyaning Tias (-tias): Bagi perantau, berkumpul dengan keluarga merupakan momen yang membahagiakan, tapi saya lebih bahagia ketika saya bisa bermanfaat bagi orang lain..

Dian Kurniawati (-key): Tilawah

Syaiful Jamil (’arie’): Membuat orang tua bahagia

Dwi Ratna Sari (-nana): Kesuksesan

Hardi Febrianto (-hardi): Bisa berkumpul bersama keluarga dengan komposisi yang utuh. i very miss about that, but know it never happen anymore in this life, but i believe in the next life we will. Insya Allah

Sigit –Mipa- (-sigit): Hidup ini akan indah jika kita benar-benar kenal, dekat, dan cinta Allah dan Rasul-Nya, sehingga ketenangan hati akan diraih. Kiranya itu, tidak muluk2

Azwar Amirudin (-azwar): Berpegang pada ajaran islam

Aji Khamsul (-aji): Ketika saya merasa ringan beramal sholeh

Dewi Gustini (-dandindun): Bisa mendapatkan apa yang saya inginkan, Banyak orang yang sayang saya, hidup sejahtera, selamat, sentosa, bahagia, aman, tentram, gemah, ripah loh jinawi, ing ngarso sung tulodo, ing madyo mangun karso, tut wuri handayani, muda berkepribadian, tua kaya raya, mati masuk syurga, gkgkgkgk. aneh banget c pertanyaannya. tumben-tumben (comment ane: wow subhanallah, lengkap sekuali!)

Esty P Atmodimejo (-esty): Saat saya tau, saya dilahirkan dalam keluarga muslim

Hikmah Yuliasari (-hikmah): Kalo cuma buat referensi, ana kasih jawaban ini : setiap orang punya sisi ideal dan manusiawinya. Sisi idealnya, mereka akan bahagia ketika apa yang di impikan/ dicita-citakan terwujud, baik dalam bentuk materi atau lainnya. Sisi manusiawinya adalah sejatinya hanya hati yang ikhlas, jujur dan penuh tawadhu kepada Rabb-nya lah yang menjadi alasan kebahagiaannya. Ketika segala pencapaian materi/posisi dimata manusia tidak lagi menjadi hal pertama yang ingin dicapai.., tapi jauh sebelum hal-hal itu dicapai, ada yang harus dipersiapkan yaitu : Bagaimana HIDUP dengan hati yang “HIDUP”. Wallahu ‘alam (comment ane: yang ini juga lengkap )

Istiqomah (-isti): Bahagia jika semua yang ada dihadapan is, bisa is dihadapi

Tri Sutrisno (-tri): Yang membuat ane bahagia yaitu Allah selalu memberikan jalan yang terbaik buat ane, sejak lulus sampe sekarang, di Unsoed ini alhamdulillah ane punya senior yang mau membimbing ane, mudah-mudahan dengan ini semua bisa membahagiakan orang tua dan bisa selalu dijalan yang Allah ridhoi..

Nirwan Hidayat (-nirwan): Ketika saya bisa merasa lebih dekat yang Maha Memberi Kehidupan

Anisa Riza (-ica): Selama ini yang paling buat ica bahagia, bisa bikin orang senyum bahagia

Ruswalyana (-yana): Selalu tenang, udah bahagia

Widi Catur (-widi): Nikmat Iman dan Islam

Irfan FH.10 (-irfan): Melihat orang yang kita cintai bahagia juga

Farah Kesmas (-farah): Bisa memberi kepada orang lain dengan hati ikhlas

Arini Maesaroh (-arini): Bahagia ketika orang tua dan orang-orang yang disayangi bahagia, bahagia ketika menjadi diri yang lebih baik, bahagia ketika bermanfaat bagi orang lain dan masih banyak lagi

Faisal Anggi P (-faisal): Dapat IP/IPK yang memuaskan, pernah masuk pramuka, pernah ngerasain kena VMJ, dikasih surprise sama orang tua. Bisa nabung buat orang tua naek haji walaupun sedikit/hari, masuk tiap jenjang pendidikan tanpa tes dari SMP-KULIAH, pernah ngerasain survival. (comment ane: pernah ngerasain VMJ menjadi hal yang sangat membahagiakan? Bagus-bagus, ana suka kejujuran dan alami)

LSW (-rahasia katanya): Kalau ana sederhana saja, hidup didunia itu sebentar, bahagia dunia adalah yang bisa menjadi bakal kebahagiaan kehidupan selanjutnya, jadi bahagia tidak di 1 waktu, tapi berada di 2 waktu (comment ane: mirip content sms Hikmah)

Yudi Mipa (-yudi): Saya bahagia ketika melihat orang lain bahagia

Destiatpin Sofyaningrum (-arum): Saat tenang dan yakin akan pertolongan Allah

Fera IndriaJ (-fera): Saat yang membahagiakan adalah saat saya tau kalo saya bisa bermanfaat untuk orang

Riki Kurniawan (iki@wani): Jika orang tua, khususnya ibu, ridho dan ikhlas dengan apa yang kita berikan atas pengorbanannya selama hidupnya kepada kita (comment ane: subhanallah, sangat mengharukan, menyentuh dan heroik sekali, makasi mas iki..)

Ani Yuliani Irma (-ani) : Ani bahagia kalo ngeliat orang yang ani sayang bahagia, terutama papah dan ibu..dan bisa melakukan sesuatu yang buat beliau berdua bahagia

Dian Amanah (-dian shinici): Jujur ya, saat saya bisa menangis saat sholat dan berdoa

Raditya Fauzan Ali (-radit): Salah satunya : Saya muslim

Niesa Mashita (-nisa): ”Kalo ada syurga didunia ini, itulah pernikahan yang paling barokah” (comment ane: subhanallah..semoga yang lain terinspirasi, amiin)

Amaliyah Agustin (-amel): Ketika bisa bermanfaat bagi orang lain…

Erni Supriandini (-erni): Bermanfaat bagi orang lain

Woro Nughraeni (-lisa): Masih diberi kesempatan hidup, sampai detik ini

Yenni Widi Astuti (-yenni): Melihat orang yang ana peduli bahagia

Sri Cahyati (-ica kakak gua): Bisa meneruskan pendidikan yang dengan perantaranya membuat aku mendapat HIDAYAH

Jatmiko (-miko): Jika kita berbuat kebaikan kepada orang tua, jika bertemu dengan keluarga dan bertemu sahabat lama

Dian Herdiana (-dian): Melihat orang-orang yang disayangi tersenyum bahagia

Agus Hariyannto (-agus): Ketika ada orang lain yang benar-benar membutuhkan bantuan dan ane bisa membantunya dengan tangan ane sendiri. Lalu orang tersebut tersenyum simpul menyiratkan kebahagiaan, dan matanya mengucap terimakasih. Sangat damai rasanya. Itu ceritaku. Apa ceritamu? (comment ane: kalimat terakhir mirip iklan Indomie deh, mantep mantep mantep)

Gito Sugeng (-egy): Yang membuat ana bahagia saat ini adalah hidup dalam kondisi keislaman. Masih mendapat hidayah, nikmat iman, islam dan ketaqwaan kepada-Nya. Ikut menikmati terjun dan berkontribusi dalam jalan dakwah. Menjadi perantara penyampai hikmah

Tatang Pamungkas (-pungkas): Tarbiyah Kebahagiaanku. (comment ane: barokallah)

Kesimpulan sederhana saya dari sebuah pertanyaan, “Dalam hidup ini, apa yang membuatmu merasa SANGAT BAHAGIA? Boleh saya tau?” adalah:

  1. Membahagiakan orang lain, bermanfaat untuk orang lain, dapat berperan, berbagi kisah dan senyuman pada orang lain (22 point)
  2. Rabbaniyah [-dekat pada Allah, iman, islam, tilawah, qiyamul lail, amanah, yakin pada pertolongan Allah, berdoa, menangis curhat pada Allah] (14 point)
  3. Membahagiakan Keluarga (13 point)
  4. Harapan dan Cita-cita terwujud, Bangkit dan Kesuksesan (12 point)
  5. Menikah dan Jodoh (2 point)
  6. Hidayah (1 point)

Lalu, apakah yang membuat saya sendiri (agus) merasa sangat bahagia??

Jawaban saya: Yang membuat saya merasa sangat bahagia dalam hidup ini adalah..

  1. Saat ibu saya memeluk saya dengan sangat erat, sambil menangis, mengelus punggung lalu membisikan sebuah kalimat, “Semoga menjadi anak yang sholeh ya gus, bahagia dunia dan akhirat, duuuhh.. anak ibu”. Setelah itu, saya melihat senyum simpul dan pandangan mata yang berkaca-kaca penuh rasa cinta dan kasih sayang
  2. Saat saya melihat kader dakwah membaca buku